Alat-alat Pertanian, Sederhana Namun Sangat Membantu Para Petani

Ada banyak alat-alat pertanian yang sering digunakan oleh para petani. Alat-alat tersebut cukup membantu para petani ketika musim panen telah tiba. Meskipun masih tergolong manual dan sederhana, akan tetapi, keberadaan alat-alat tersebut masih banyak yang menggunakannya.

Sumber: pixabay.com (vitieubao )

Kebanyakan adalah para petani yang sudah terbiasa dengan alat daripada menggunakan mesin. Terutama bagi para petani yang sudah sangat lama menggunakan alat.

Kegunaan alat-alat tersebut memiliki peranan yang cukup penting dalam dunia pertanian. Adapun peranan tersebut, antara lain:
Alat dapat mempermudah petani dalam mengerjakan apapun yang cukup sulit dilakukan oleh manusia.
Alat dapat menghasilkan keseragaman dan ketepatan dalam proses dalam menghasilkan panen.
Alat dapat mempersingkat waktu pengerjaan bagi para petani.

Seperti contoh, dalam mengelola tanah sawah banyak para petani menggunakan kerbau sebagai alat untuk membajak sawah. Sawah yang cukup luas dengan tanah liat yang membuat ruang gerak semakin susah dapat diatasi dengan sangat baik oleh keberadaan kerbau. Bayangkan, jika manusia yang mengerjakan itu semua, butuh waktu yang sangat lama dan juga tenaga sangat besar. Dengan adanya kerbau sebagai alat bajak sawah inilah muncul alat-alat lainnya yang bisa digunakan bersama.
Selain kerbau sebagai alat yang sangat membantu di pertanian, masih banyak lagi alat-alat yang sangat berguna bagi para petani.

Berikut ini alat-alat yang digunakan untuk bertani:

Parang


Parang Alat-alat Pertanian,
Sumber:wikimedia.org



Parang merupakan salah satu alat tajam yang digunakan untuk menebas atau memotong tanaman-tanaman pengganggu di tanah pertanian. Tanaman-tanaman tersebut seringkali disebut sebagai hama atau gulma. Memotong hama menggunakan parang sangat efektif daripada Anda harus mencabut tanaman pengganggu tersebut satu per satu. Anda cukup menembas hingga ke akar-akarnya.

Penggaris Sawah

Penggaris sawah Alat-alat Pertanian
Sumber:auliarestu07.blogspot.com

Alat ini sangat tradisional dan masih banyak digunakan oleh para petani. Penggaris sawah merupakan alat yang terbuat dari kayu dengan jarak setiap bagian garisnya sekitar 22-25 centimeter. Kegunaan dari penggaris ini adalah memberikan suatu jarak antara baris dari tanaman padi. Setelah Anda menggaris tanah menggunakan penggaris sawah tersebut, Anda sudah bisa menanam padi sepanjang dengan hasil garis dari penggaris sawah.


Cangkul

Sumber: wikimedia.org



Alat tradisional ini juga masih banyak digunakan oleh para petani. Cangkul memiliki fungsi sebagai alat penggali tanah dan juga meratakan tanah yang telah digali. Alat ini digunakan oleh para petani untuk mencangkul bagian dalam tanah, sehingga dapat menghasilkan tanah yang lebih gembur untuk menanam padi.

Garu

garu Alat-alat Pertanian
Sumber:soendoel.blogspot.com



Garu merupakan alat untuk membajak sawah maupun ladang. Alat ini terbuat dari kayu dengan ukuran yang cukup besar dan panjang. Ada dua bagian dari garu yang membutuhkan tenaga manusia maupun hewan. Di bagian depan yaitu tempat bagi para pembajak, sedangkan di bagian depan sebagai penarik alat garu. Bagian pembajak, garu berbentuk melengkung sehingga pembajak harus menekan garu pada permukaan tanah.

Sedangkan untuk garu menggunakan tenaga hewan seperti kerbau, kuda, dan sapi, hewan-hewan tersebut cukup menarik garu dengan tenaga yang cukup besar. Alat yang berbentuk lengkungan tersebut akan dinaiki oleh manusia. Jadi, alat tersebut bisa menekan dengan pas pada permukaan tanah sawah.

Alat-alat pertanian tersebut meskipun masih tradisional dan tanpa bantuan mesin, masih sangat berguna dan lebih banyak digunakan oleh para petani Indonesia. Dengan alat-alat tradisional tersebut, petani tidak akan dipusingkan dengan pengeluaran bahan bakar untuk mesin membajak sawah petani.