Kegunaan Dari Nitrobacter Yang Perlu Diketahui Banyak Orang

Banyak orang yang tidak tahu apa nitrobacter. Merupakan salah satu bakteri yang membutuhkan perlakuan tepat untuk memperjuangkan para petani menjadi teman. Bakteri ini bekerja sebagai mengurai tanah selama 24 jam di dalamnya serta mampu berkembang biak setiap 8 jam. Perkembang biakannya yang cepat ini sangat membantu para petani karena bakteri bekerja membentuk sebuah kelompok dalam mengurai tanah.

Sumber:fineartamerica.com

Selain itu, bakteri ini juga menghemat pengeluaran dari para petani karena bakteri bekerja dengan gratis tanpa beristirahat. Meskipun begitu, perlu penanganan yang cukup hati-hati dan penuh perhitungan agar bakteri tidak mati secara sia-sia. Bagaimana cara menangani bakteri ini agar tetap hidup dan bekerja dengan baik di dalam tanah tempat para petani menghasilkan panennya?

 Berikut ini cara-cara yang harus Anda lakukan agar bakteri tetap hidup.

Hindari Penggunaan Bahan Kimia
Tanah tempat Anda menanam tanaman jangan diberikan zat-zat kimia seperti, pupuk yang mengandung kimia, dan juga pemberian pestisida dari bahan kimia. Bahan-bahan kimia tersebut dapat menghentikan perkembang biakan bakteri serta membunuh bakteri yang telah hidup di dalam tanah. Bakteri ini sangat peka terhadap apapun, baik sinar matahari, suara speaker, sinar lampu, dan lainnya.

Oleh karena bakteri tersebut cukup peka terhadap sinar matahari, ada baiknya memberikan bakteri tersebut ke dalam tanah pada waktu malam hari, semenjak matahari mulai terbenam sampai matahari sebelum terbit. Jauhkan dari larutan-larutan yang telah dicampur dengan bahan-bahan kimia.

Jangan Tambahkan Dengan Bahan-bahan Alami Lainnya

Jika bakteri ini akan mati dengan bahan-bahan kimia, bukan berarti Anda bisa menambahkan bakteri dengan bahan-bahan alami lainnya. Jangan tambahkan pupuk kandang, kompos, urine binatang, dan bahan alami lainnya. Karena cara tersebut dapat merusak bakteri pengurai tanah tersebut. Dengan menambahkan bakteri lain di tempat bakteri pengurai tanah itu artinya akan terjadi persaingan antar bakteri. Sehingga, besar kemungkinan bakteri-bakteri tersebut akan saling membunuh.

Cara-cara sederhana di atas dapat menanggulangi terjadinya kematian pada bakteri pengurai tanah tersebut. Anda harus memahami cara-cara tersebut dan merawat dengan baik bakteri pengurai tanah itu agar bisa bekerja dan berkembang biak.

Penguraian tanah dari bakteri tersebut bukan hanya dapat menyuburkan tanah para petani saja. Bakteri pengurai ini juga mampu membuat tanah pada kolam ikan tidak berbau amis tanpa harus mengganti air. Bakteri pengurai tersebut mampu bekerja dengan sangat baik karena merupakan pestisida alami yang dapat mengatasi pembusukan dan berbagai macam penyakit dari tanaman.

Beberapa manfaat lain yang diberikan oleh bakteri pengurai dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya:

Dalam dunia perikanan, bakteri ini dapat menghasilkan panen ikan atau udang dalam jumlah yang cukup tinggi dengan ukuran besar.
Selain itu, dalam dunia perikanan bakteri ini mampu mengurangi kandungan amonia yang dapat membunuh hewan-hewan di dalam kolam.
Dalam dunia pertanian, bakteri mampu memperbaiki lahan yang sudah cukup rusak untuk ditanami kembali.
Para petani tidak perlu membeli pupuk kimia, sehingga dapat memangkas pengeluaran dan menekan biaya produksi bagi para petani.
Bakteri dapat mencegah berbagai macam penyakit yang dialami oleh para tanaman, baik yang disebabkan oleh jamur, virus, maupun bakteri lainnya.
Pastinya, para petani akan mendapatkan kualitas panen yang lebih baik dan juga lebih banyak dari biasanya.

Adanya keberadaan nitrobacter dapat memajukan pertanian dan perikanan Indonesia.